Open top menu
Wednesday, 4 October 2017


1. Sejarah Pemrograman Web

Apakah yang dimaksud Web Programming? Web Programming adalah adalah proses menulis, mencoba, memeriksa dan memperbaiki (debug), serta memelihara kode untuk membuat sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau proses sesuai dengan keinginan si pemrogram (Sumber :wikipedia).
Jadi Secara singkat untuk Web programming adalah proses pembuatan program yang outputnya disajikan oleh Web Browser. Di sini belum akan di jelaskan web programming secara detail dimada ada program berupa server side ataupun client side. Untuk lebih jelas jenis-jenis dan perkembangan dari Web programming hal ini bisa dibaca pada web development.Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa HTML.
HTML merupakan turunan atau pengembangan dari SGML (Standar Generalized Markup Language). HTML sendiri dikembangkan oleh Tim Berners-Lee sewaktu masih bekerja di CERN yang pertama kali dipopulerkan oleh browser Mosaic yang dikembangkan NCSA. Selama awal tahun 1990an, HTML terus mengalami kemajuan yang sangat cepat.Tapi pengembangan resmi HTML ini baru dikeluarkan pada tahun 1995 yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). HTML2 yang dikembangkan ini merupakan turunan dari HTML+ pada tahun 1993. HTML3 yang juga dirilis pada tahun 1995 mempunyai kemampuan yang jauh lebih bagus dari versi sebelumnya. Merupakan hasil usaha yang dikembangan oleh World Wide Web Consortium’s (W3C) dan kemudian menghasilkan HTML3.2 pada tahun 1996.Dan akhirnya terbitlah HTML4 dan HTML4.1 pada akhir tahun 1997 dan 1998. HTML ini merupakan sebuah text biasa yang dirancang untuk tidak tergantung pada sistem operasi apapun.
Secara umum pemrograman web dapat dibagi 2, yaitu: client side scripting dan server side scripting. perbedaan dari kedua jenis script ini adalah pada bagaimana script tersebut di proses dan tentu saja dari sintaks program yang digunakan.
1.  client side scripting (CSS), merupakan jenis script yang pengolahannya dilakukan di sisi client. pengolahan disini berarti “di terjemahkan/ interpreted”. yang memiliki tugas untuk menterjemahkan script jenis ini disisi client adalah web browser. agar semua script yang masuk kategori ini dapat diterjemahkan oleh web browser maka didalam web browser terdapat sebuah komponen/ modul/ “engine” yang memiliki daftar pustaka (library) yang mampu mengenali semua perintah-perintah yang terdapat pada kategori client side scripting. berikut contoh web browser yang populer digunakan: internet explorer, mozilla firefox, opera., safari. berikut adalah contoh client side scripting: HTML (hypertext markup language), java script, XML (extensible markup language), CSS (cascading style sheet). client side scripting merupakan script yang digunakan untuk membuat halaman web statis.
2. server side scripting (SSS), merupakan script yang pengolahannya (baca: diterjemahkan) di sisi server. server yang dimaksud disini adalah sebuah komponen yang biasa disebut web server yang didalamnya terintegrasi dengan sebuah mesin (engine)/ modul yang didalamnya terdapat daftar pustaka (library) yang mampu menterjemahkan script-script tersebut yang kemudian setelah di terjemahkan di server kemudian dikirim (ditampilkan) ke client (web browser) dalam format HTML (hypertext markup language). mesin (engine) tersebut harus di install terlebih dahulu karena mesin-mesin tersebut memiliki karakteristik yang berbeda untuk tiap script (bahasa pemrograman) yang digunakan. berikut contoh server side scripting: PHP (Hypertext Pre Processor), ASP (active server pages), JSP (java server pages). server side scripting digunakan untuk membuat halaman web dinamis. hal ini disebabkan karena server side scripting memiliki kelebihan, diantaranya: mampu berinteraksi dengan banyak perangkat lunak basis data (database), mampu mengelola sumber daya yang terdapat di sistem operasi dan perangkat keras komputer, mampu dijalankan di semua sistem operasi (multi plattform), aman karena scriptnya di proses di server yang tidak dapat dilihat dari sisi client.
2. Maksud Pemrograman Web & Jenisnya
Web merupakan fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks,gambar,suara,animasi,dan data multimedia lainnyajika anda ingin meguasai web maka anda perlu  mengenal itu bahasa HTML dan PHP.HTML merupakan bahasa pemrogrman web yang merupakan  pada kategori script client side sedangkan PHP merupakan salah satu script(perintah-perintah program) server side yang sangat populer diterapkan dalam sebuahweb.web dapat menjadi alat untuk mempromosikan suatu produk maupun diri kita sendiri jika ingin terkenal  lewat web.web mengalami perkembangan yang sangat pesat dewasa ini.mulaidari situs web e-commerce sampai web non-profit.Situs/web dapat dikategorikan menjadi dua yaitu web statis dan web dinamis.

  1. 1.      Web statis
Web statis adalah web yang berisi/menampilkan informasi –informasi yang sifatnya statis(tetap).disebut statis karena pengguna tidak dapat berinteraksi dengan web tersebut.singkatnya,untuk mengetahui suatu web bersifat statis atau dinamis dapat dilihat Dari tampilannya.jika suatu web hanya berhubungan dengan halaman web lain dan berisi informasi yang tetap maka web tersebut disebut dengan web statis.pada web statis,pengguna hanya dapat melihat isi dokumen pada halaman web dan apabila diklik akan berpindah ke halaman web yang lain.interaksi pengguna hanya terbatas dapat melihat informasi yang ditampilkan .tetapi tidak dapat mengolah informasi yang dihasilkan.web statis biasanya merupakan HTML yang ditulis pada editor teks dan disimpan dalam bentuk .Html atau .htm.
  1. Web Dinamis
Web dinamis adlah web yang menampilkan informasi serta dapat berinteraksi denganpengguna.web yang dinamis memungkinkan pengguna untuk berinteraksi menggunakan form sehingga dapat mengolah informasi yang ditampilkan.web dinamis bersifat interaktif,tidak kaku,dan terlihat lebih indah.
  1. Pemrograman Web
Ada 2 kategori dalam pemrograman web,yaitu pemrograman server side dan client side.padapemrograman server-side.perintah-perintah program (script) dijalankan di server web.kemudian hasil dikirimkan dalam bentuk HTML biasa.Adapun pada client side,program  Dijalankan pada browser web sehingga ketika klien meminta dokumen script maka script  Dapat didownload dari server kemudian dijalankan pada browser bersangkutan.
  1. Mengenal script client side
Program web yang tergolong dalam client side seperti Javascript,Vbscript,HTML,dan lain-lain.hasil parsing script pemrograman client side (misal javascript dan Vbscript) yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu view >Source Code.Anda dapat melihat bahwa script program yang ditulis ditampilkan pada halaman source code.
  1. Javascript
Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995.pada awalnya bahasa ini dinamakan “Livescript” dan berfungsi sebagai bahasa sederhana utnuk browser Netscape Navigator 2.Pada masa awal dirilis,bahasa ini banyak dikritik karena kurang aman.tidak ada pesan kesalahan yang ditampilkan saat kita membuat kesalahan program.kemudian sejalan Dengan kerjasama antara Netscape dengan Sun(pengembang bahasa pemrograman Java) pada masa itu,maka netscape memberi nama “Javascript” kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 Desember 1995.Javascript adalah bahasa pemrograman sederhana karena bahasa ini tidak dapat digunakan untuk membuat aplikasi ataupun applet.dengan  Javascript kita dapat dengan mudah  sebuah halaman web yang interaktif.program Java script dituliskan pada file HTML.dengan kata lain anda tidak perlu menuliskan program Javascript pada file terpisah (walaupun anda juga bisa melakukannya).Bahasa ini adalah bahasa  pemrograman untukn memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML.dengan mengizinkan Pengeksekusian perintah di sisi klien,yang artinya disisi browser bukan disisi server web.Javascript bergantung kepada browser yang memanggiol halaman web berisi script.Javascript tidak memerlukan kompilator atau penerjemah khusus untukmenjalankannya.Pada Javascript kita tidak mungkin menyembunyikan kode script yang kitatulis.kode langsung ditulis dalam dokumen HTML dan sangat mudah terlihat.Javascript adalah bahasa yang “case-sensitive”.artinya,membedakan penamaan variabel dan fungsi
Yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil.contoh Variabel atau fungsi dengan nama “KICKADY” berbeda dengan variabel nama” kickady”(tanpa tanda petik).Javascript terletak di dalam dokumen HTML. Script dari Javascript mempunyai bentuk seperti berikut :
<SCRIPT LANGUAGE=”JAVASCRIPT”>
Letakkan script anda disini
</SCRIPT>
##Sumber referensi :”Buku Menguasai Pemrograman Web dengan PHP 5”.##
Tagged
Different Themes
Written by Lovely

WE HE HE HE HE

No related article available

0 comments